Masuk
Masuk

5 Cara Meningkatkan Driver Behaviour Demi Efisiensi Bahan Bakar

Percaya atau tidak, driver behaviour memengaruhi efisiensi perusahaan, salah satunya lewat penghematan bahan bakar. Bagaimana cara meningkatkan driver behaviour agar BBM lebih hemat?

0%

 

Driver behaviour atau kebiasaan pengemudi diyakini dapat meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) pada kendaraan. Pada dasarnya, efisiensi konsumsi bahan bakar dapat tercapai salah satunya dari karakter pengemudi. Karakter pengemudi yang agresif dan sering menyentuh kecepatan tinggi tentu akan sulit mencapai efisiensi BBM. Jika pengemudi memiliki kebiasaan mengemudi yang baik, maka nantinya akan berdampak baik pada perusahaan. Tidak hanya menghemat BBM, namun juga bisa membuat keuangan perusahaan lebih efisien. Oleh karena itu, di bawah ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan driver behaviour di perusahaan Anda.

 

Merencanakan perjalanan

Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah merencanakan rute perjalanan. Dengan merencanakan perjalanan, Anda bisa menerapkan cara mengemudi yang baik sebagai salah satu kebiasaan mereka.

Jika perjalanan pengemudi tidak terencana atau terburu-buru, maka bisa saja mereka menjadi tergesa-gesa selama mengemudi. Sedangkan, dengan merencanakan perjalanan dengan matang, pengemudi bisa lebih santai dan tidak terburu-buru. Inilah yang nantinya akan menghemat BBM sekaligus menjadi cara perusahaan menjaga keselamatan pengemudi.

 

Menghindari stop and go

Gaya mengemudi stop and go perlu dihindari jika perusahaan ingin mengejar efisiensi konsumsi bahan bakar. Sebab jika telah melakukan pengereman, otomatis kecepatan mobil berkurang secara drastis dan memerlukan energi besar untuk bergerak lagi. Jika hal ini berulang terus-menerus, maka konsumsi BBM cenderung boros. Jadi, pastikan driver Anda tidak memiliki kebiasaan stop and go terlalu sering.

 

Menjaga jarak dengan kendaraan di depan

Menjaga jarak dengan kendaraan di depan juga menjadi salah satu cara Anda menjaga keamanan selama mengemudi. Selain itu, dengan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan jugalah, driver bisa menghindari manuver stop and go. Jika kendaraan di depan melambat, maka Anda hanya perlu melepas pedal gas perlahan dahulu dan manfaatkan engine brake. Barulah jika kondisi memang sudah waktunya diperlukan rem maka tekan pedal rem perlahan.

 

Tidak melakukan kick down

Bagi kendaraan bertransmisi matic dikenal istilah kickdown yang sering digunakan untuk mendapatkan akselerasi instan dengan cara menekan penuh pedal gas secara mendadak. Jika hal ini dilakukan, maka tentu akan membuat BBM boros. Maka dari itu, pastikan pengemudi Anda menghindari gaya mengemudi kick down. Karena bukan hanya membuat konsumsi BBM boros, namun juga membahayakan keselamatan pengemudi.

 

Menjaga putaran mesin

Jika mobil bertransmisi matic, pengemudi harus menghindari kick down, sedangkan pada mobil bertransmisi manual pengemudi perlu menjaga putaran mesin ideal, atau cenderung rendah sesuai percepatan atau gigi yang digunakan. Misalnya, ketika melaju di jalan tol yang lengang, jangan tunggu lama hingga mesin "teriak" dan putaran mesin tinggi baru mengoper ke gigi yang lebih tinggi. Jika dibiarkan, maka konsumsi bahan bakar cenderung lebih boros.

Nah, itulah beberapa driver behaviour yang wajib diterapkan oleh seluruh pengemudi di perusahaan Anda. Dengan driver behaviour yang baik, maka perusahaan Anda bisa berjalan lebih efektif dan efisien sesuai dengan rencana perusahaan.

Salah satu cara memastikan driver Anda memiliki driver performance yang baik, maka Anda bisa memanfaatkan GPS tracker Online. Arvento Moblie System adalah salah satu GPS tracker terbaik yang dapat membantu Anda memonitor dan melakukan optimize driver performance.

Dengan Arvento Mobile System, Anda bisa merencanakan rute perjalanan dan mengambil beberapa alternatif rute. Dengan rute lebih efisien, biaya operasional dari bahan bakar pun bisa menurun, kuantitas pengiriman pun dapat lebih banyak. Jadi tunggu apalagi? Gunakan Arvento sekarang untuk memastikan driver behaviour Anda.