Masuk
Masuk

GPS Tracker Melengkapi Management Distribusi Cold Chain atau Rantai Produk Dingin

Bisnis Anda menggunakan sistem Cold Chain dalam pengiriman produk? Pastikan Anda menggunakan GPS tracker sebagai solusi yang bantu monitor sistem distribusi dengan baik.

0%

 

Apakah Anda salah satu pengusaha yang melakukan distribusi produk dingin yang membutuhkan sistem cold chain distribution atau rantai dingin? Banyak tantangan yang harus Anda hadapi ketika menjalankan bisnis yang membutuhkan sistem cold chain. Umumnya, cold chain adalah serangkaian sistem distribusi dengan temperatur rendah yang menggunakan gabungan dari sistem distribusi dan pengendalian suhu. Tempat penyimpanannya pun didesain sedemikian rupa untuk menjaga agar produk yang dibawa tidak rusak. Untuk memastikan sistem ini berjalan dengan baik, biasanya perusahaan akan memanfaatkan GPS tracker.

Lalu apa hubungannya cold chain dan GPS tracker? Di bawah ini adalah beberapa penjelasan bagaimana GPS tracker membantu management distribusi produk dingin atau cold chain.

 

Elemen Distribusi Sistem Rantai Dingin atau Cold Chain

Sebelum membahas mengenai elemen distribusi yang dibutuhkan, sudahkah Anda mengetahui produk apa saja yang membutuhkan sistem cold chain? Di bawah ini adalah beberapa contoh produk yang memanfaatkan sistem rantai dingin:

  • Vaksin dan produk medis lainnya 

  • Wine 

  • Makanan penutup dingin (ice cream & gelato) 

  • Daging merah, seafood & unggas

  • Buah & sayur segar

  • Susu dan produk olahannya (yoghurt, keju dan produk fermentasi lainnya) 

Jadi, jika bisnis Anda menjual salah satu atau beberapa produk di atas, pastikan Anda memiliki beberapa elemen di bawah ini agar perjalanan lebih efektif dan kualitas produk tetap terjaga hingga tiba di tujuan.

1. Nasional (Primary level) 

Sesuai kapasitas yang dibutuhkan, biasanya primary level menggunakan ruangan pendingin, lemari pendingin, cold-boxes, dan truk berpendingin untuk transportasi.

2. Provinsi/District (Intermediate level) 

Skala ini biasanya menggunakan ruangan pendingin, lemari pendingin (freezer/refrigerator) dan di beberapa kasus menggunakan truk pendingin.

3. Pusat/Fasilitas Kesehatan (Peripheral level)

Fasilitas kesehatan membutuhkan lemari pendingin dengan beberapa ketentuan seperti waterpark beku dan cooling compartment khusus. Selain itu skala ini juga membutuhkan cold box dan pengangkut khusus. 

 

Tujuan Sistem Cold Chain

Sistem cold chain ini memiliki beberapa tujuan dan memengaruhi kualitas dari produk tersebut, dari pengepakan hingga pengiriman yaitu:

  1. Menjaga akuntabilitas produk yang terkait dengan higienitas, tekstur, rasa, maupun traceability dan kehalalan hingga ke tangan konsumen.

  2. Cara pengawetan produk yang paling baik tanpa risiko penggunaan zat kimia atau sejenisnya.

  3. Mempermudah proses penyimpanan dan pendistribusian untuk produk-produk yang membutuhkan.

  4. Alat yang membantu menjaga kestabilan harga pangan dan mewujudkan ketahanan pangan nasional dengan menyerap hasil-hasil pertanian, peternakan, dan perikanan untuk disimpan sebagai stok yang dapat digunakan untuk konsumsi masyarakat sepanjang tahun.

  5. Memastikan harga jual produk tetap terjaga. Hal ini dibutuhkan ketika terjadi kelebihan pasok akibat masa tangkap, masa panen, atau permintaan pasar sedang turun, sehingga harga jual di tingkat petani, peternak dan nelayan tetap terjaga.

 

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Sistem Rantai Dingin 

Selain memiliki tempat penyimpanan khusus, beberapa hal penting yang harus diperhatikan ketika bisnis Anda menjalankan sistem distribusi rantai dingin adalah:

1. Memeriksa temperatur 

Standar manual temperatur harus diletakkan di pintu lemari/ruangan pendingin. Pastikan juga karyawan Anda melakukan pemeriksaan suhu setiap beberapa jam atau sesuai standar yang ditentukan perusahaan. Pastikan suhi produk dapat dipertahankan selama proses penerimaan, penyimpanan, dan pengiriman sampai ke tujuan untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.

2. Memperhatikan penempatan produk

Menjaga penempatan produk di dalam lemari pendingin dilakukan untuk menghindari risiko kerusakan akibat temperatur. Pastikan kamu memisahkan produk dengan benar dan sesuai standar perusahaan. 

3. Melakukan Shake Test 

Shake test dilakukan untuk memeriksa apakah terjadi kerusakan pada jenis produk tertentu. Karyawan harus rutin melakukan pemeriksaan. Pastikan untuk selalu melakukan memperhatikan setiap penanganan khusus sesuai anjuran jika memasarkan produk dengan sistem distribusi rantai dingin. 

Sistem distribusi yang baik akan menunjang kegiatan pemasaran produk. Membutuhkan beberapa alternatif produk untuk meningkatkan performa distribusi perusahaan Anda.

4. Memberikan Edukasi ke Personil yang Menangani Produk

Bukan hanya fasilitasnya saja yang perlu diperhatikan, karyawan sebagai personil yang menangani produk rantai dingin juga harus memahami tanggung jawab khusus dalam penanganannya. Personil yang terlibat antara lain adalah penanggung jawab fasilitas distribusi, petugas gudang (penerimaan, penyimpanan, pengepakan), dan pengemudi kendaraan transportasi.

Pengepakan produk rantai dingin harus dimasukkan ke dalam cool box serta ditambahkan ice pack. Cool box tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kendaraan. Jumlah ice pack yang dibutuhkan bervariasi berdasarkan jarak dan lamanya proses pengiriman. Suhu pada saat pengiriman juga perlu dimonitor dengan tepat. 

Setelah pengepakan selesai, personil menyerahkan produk ke pengemudi pengantar produk. Pengemudi pun harus bertanggung jawab atas kondisi penyimpanan produk rantai dingin selama pengangkutan sejak keberangkatan hingga ke tempat tujuan termasuk penanganan ketika terjadi kondisi darurat di perjalanan.

5. Memastikan Pengiriman Berjalan Sesuai Rencana dengan Tracker GPS

Untuk menjaga kualitas tetap terjaga selama pengiriman, maka perusahaan membutuhkan GPS tracker online sebagai salah satu management distribution yang membantu untuk memonitor produk yang membutuhkan sistem cold chain.  Dengan adanya manajemen distribusi yang baik, maka perjalanan pengiriman produk menjadi lebih efisien dan produk pun tetap terjaga kualitasnya sampai di tujuan.

Salah satu GPS tracker terbaik yang dapat membantu management distribution Anda adalah Arvento Mobile System. Dengan Arvento, Anda bisa memastikan produk dikirim dengan aman dan tepat waktu. Di mana, Arvento dilengkapi dengan Sistem Pengendalian dan Pemantauan Suhu Cold Chain yang dapat membantu Anda mengukur, memonitor, dan melaporkan tingkat suhu dari cold-chain dan FMCG kendaraan secara realtime. Sehingga, jika terjadi perubahan suhu kritis dan tidak terduga, Anda akan menerima peringatan baik melalui sistem maupun SMS.

Jadi, lengkapi sistem cold chain Anda dengan GPS tracker mobil atau kendaraan dari Arvento sekarang!