Masuk
Masuk

Tips Menjaga Produk Frozen Food Tetap Aman Hingga Tujuan

Menjalankan bisnis frozen food memiliki tantangan tersendiri, salah satunya dalam masalah pengiriman produk. Untuk mengatasinya, cobalah manfaatkan tracker GPS sensor suhu

0%

Bisnis frozen food saat ini makin diminati oleh pengusaha di Indonesia. Hal ini terlihat dari banyaknya permintaan pasar frozen food di Indonesia, terutama semenjak pandemi COVID-19 melanda Indonesia, dan masyarakat diminta untuk tetap di rumah. Dengan adanya frozen food inilah, masyarakat bisa menikmati makanan dengan cara pengelolaan yang mudah, hanya tinggal menggoreng atau mengukusnya, mereka sudah bisa mengonsumsi makanan yang lezat dan praktis.

Namun sayangnya menjalankan bisnis ini tidak mudah, terutama dalam proses pengiriman. Di mana, Anda perlu memastikan bahwa pengiriman dilakukan dengan cara yang tepat, sehingga membuat produk frozen food tetap terjaga dan aman selama perjalanan. Untuk itu, di bawah ini adalah beberapa tips yang bisa Anda perhatikan untuk menjaga kualitas dan keamanan frozen food selama pengiriman.

 

Pastikan Kemasan Tertutup Rapat

Pengiriman paket makanan beku atau dingin lebih berisiko rusak jika tidak  dikemas dengan baik. Untuk itu, dibutuhkan kontrol kemasan produk tetap tertutup rapat agar makanan tidak terkontaminasi selama proses pengiriman. Makanan yang tertutup rapat inilah yang bisa memastikan produk tetap segar dan tahan lama. Selain itu, pastikan juga kemasan frozen food ini perlu melewati sistem press agar tidak ada udara dalam kemasan dan membuatnya tetap aman di perjalanan. Sehingga, selama perjalanan, produk tidak mudah terguncang dan terhindar dari risiko kerusakan.

 

Sedia Styrofoam atau Kotak Es

Untuk memastikan produk terkirim dengan baik dan aman, maka Anda juga perlu memberikan perlakuan khusus selama pengiriman. Misalnya dengan menyiapkan styrofoam atau kotak es untuk menjaga suhu makanan tetap dingin dan segar. Jika Anda melakukan pengiriman dalam jumlah banyak, Anda bisa mengatasi masalah ini dengan lebih mudah. Anda bisa menggunakan styrofoam yang dilapisi plastik nylon untuk menjaga makanan tetap terjaga.

Jangan lupa juga untuk menyiapkan wadah pengiriman yang lebih besar agar terdapat ruang untuk menimbun makanan dengan es. Meski es tidak bertahan lama, namun dengan menambahkan styrofoam atau kotak es bisa menambah masa berlaku es agar tidak cepat mencair. Anda juga bisa menerapkan strategi estimasi tujuan sesuai dengan pengisian es.

 

Batasi Jumlah Es Gel

Ketika Anda sudah menggunakan kotak es, Anda juga masih perlu melakukan pengecekan. Untuk menghemat biaya pengiriman dan penanganan, cobalah gunakan perbandingan 20:80 dengan rincian 20% diisi es gel dan 80% diisi dengan produk yang akan dikirim. Perbandingan ini tetap harus menyesuaikan estimasi pengiriman lokasi. Di mana, semakin jauh lokasi pengiriman, maka jumlah es gel pun akan semakin banyak

Anda bisa coba menerapkan pengemasan teknik roti lapis dengan memasukkan ice gel di dasar kotak sebelum memasukkan makanan ke dalam wadah styrofoam atau kotak es. Setelah itu masukkan makanan dan tambahkan lagi sisa ice gel di atasnya. Barulah Anda menutup wadah dengan rapat. Dengan begitu paket makanan bisa tetap terjaga dan aman hingga tujuan pengiriman.

 

Gunakan Tracker GPS Sensor Suhu

Untuk memastikan produk dikirim dengan aman dan tepat waktu, Anda bisa memanfaatkan Arvento Mobile System yang dapat memberikan solusi Cold Chain Logistics berupa Sistem Pengendalian dan Pemantauan Suhu Cold Chain. Fitur ini dapat membantu Anda mengukur, memonitor, dan melaporkan tingkat suhu dari cold-chain dan FMCG kendaraan secara realtime. Sehingga, jika terjadi perubahan suhu kritis dan tidak terduga, Anda akan menerima peringatan baik melalui sistem maupun SMS.

Dengan begitu, Anda bisa mengambil strategi atau tindakan pencegahan yang diperlukan untuk masalah yang mungkin disebabkan oleh penyimpangan suhu yang tiba-tiba dan kritis.

Selain itu, sistem GPS tracker dari Arvento ini juga dikelola dari satu pusat yang dapat mengumpulkan informasi operasional tentang operasi kendaraan cold chain seperti rute pengiriman, tarif pengiriman tepat waktu, pelanggaran batas kecepatan, informasi pengemudi, periode dan lokasi idle, serta pemeriksaan suhu selama proses transportasi.

Jadi, pastikan seluruh kendaraan pengiriman Anda menggunakan Arvento Mobile System untuk menjaga produk tetap aman dan berkualitas hingga tujuan pengiriman.